Minggu, 29 Juli 2018

Kabar Gembira! Mulai Agustus Beli Rumah Bisa Tanpa DP

Filled under:

Digital Property – Punya rencana beli rumah tapi masih terkendala uang muka? Jangan khawatir, mulai bulan depan beli rumah tanpa DP sudah bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Akan tetapi, fasilitas ini hanya berlaku untuk pembelian rumah pertama saja.



Hal ini terkait dengan kebijakan Bank Indonesia terhadap pelonggaran makroprudensial dalam bentuk ketentuan Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Ratio dari fasilitas kredit/pembiayaan perumahan dengan memperhatikan aspek prudensial.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk mendorong perekonomian, melalui pertumbuhan kredit properti secara nasional yang pada saat ini masih memiliki potensi akselerasi.

Lewat kebijakan terbaru ini, Bank lndonesia akan memberikan kewenangan kepada pihak perbankan untuk mengatur sendiri jumlah LTV/FTV dari fasilitas kredit/pembiayaan pertama, sesuai dengan analisa bank terhadap debiturnya dan kebijakan manajemen risiko masing-masing bank.

Pada ketentuan LTV/FTV sebelumnya, pengaturan fasilitas kredit/pembiayaan pertama untuk rumah tapak dengan luas kurang dari 70m2, rumah susun = 21 meter persegi, dan rukan/ruko telah diserahkan kepada masing-masing bank.

Pada kebijakan pelonggaran LTV 2018 ini, tipe rumah yang pengaturannya juga diserahkan kepada bank diperluas pada tipe rumah tapak dan rumah susun >70m² serta rumah susun tipe 22-70m².

Dalam menetapkan besaran LTV kepada debiturnya tersebut, bank harus memperhatikan pula aspek prudensial dalam penerapannya, sehingga hanya bank yang memiliki NPL total kredit net < 5% dan NPL KPR gross <5% yang dapat memanfaatkan pelonggaran ini.

Sejak awal penerbitan ketentuan, kebijakan LTV/FTV Bank Indonesia telah mengecualikan program perumahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Dengan kebijakan pelonggaran LTV/FTV saat ini, pengaturan LTV/FTV fasilitas kredit/pembiayaan pertama yang menjadi kewenangan masing-masing bank tidak hanya untuk rumah tapak =70m², rusun =21m², dan ruko/rukan, namun juga untuk semua tipe rumah tapak, rusun, ruko/rukan.

Tapi, Jangan Asal Beli…

Bagi pembeli rumah pertama, biasanya akan ada banyak pertimbangan, banyak maunya, yang ujung-ujungnya malah jadi galau. Untuk itu, agar tidak mengalami kekecewaan dan menghindari kerugian, simak strategi jitu beli rumah baru berikut ini.

1. Lakukan Perbandingan

Setelah menemukan rumah idaman –Anda bisa mencarinya di Perumahan Baru Digital Property dengan mudah– lakukan perbandingan rumah yang akan dibeli dengan perumahan yang berada di lokasi sekitar baik dalam hal desain, kualitas bangunan, fasilitas, dan juga harganya.

Untuk mudahnya, manfaatkan Review Properti yang hanya ada di Digital Property yang akan mengulas secara detil dan transparan mulai dari spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

2. Kumpulkan Informasi

Kumpulkan segala informasi selengkap mungkin terkait perumahan yang akan dibeli. Mulai dari legalitasnya seperti status tanah dan bangunan, fasilitas dan keunggulannya, dan lain sebagainya. Dan jika rumahnya tidak ready stock atau inden, pastikan dengan jelas waktu serah terimanya.

Ini juga penting, jangan membeli rumah di perumahan yang banyak dibeli spekulan karena perumahan tersebut pasti akan sepi penghuni. Hal ini akan berpengaruh pada perkembangan harga jual kembali, jika Anda menginginkan punya rumah dengan capital gain yang tinggi.

3. Survei Langsung ke Rumahnya

Perhatikan kondisi lingkungan sekitar mulai dari akses ke lokasi, keamanan lingkungan, kebersihan, dan lain sebagainya. Jika rumahnya ready stok teliti kondisi bangunan, tata letak, dan interior rumahnya. Jelajahi setiap ruangan dan tanyakan semua secara detail kepada pemilik atau pengembang.

4. Pelajari Harga Pasar

Kumpulkan dan bandingkan harga-harga rumah di wilayah tersebut dengan jenis atau tipe rumah yang sama. Dengan mempelajari pasaran harga, akan ditemukan harga yang terbilang wajar dan tidak mahal, bahkan juga potensial jika dijadikan investasi.

Cara mudahnya Anda bisa manfaatkan Digital Property Index. Dari sini, Anda bisa menggali informasi properti secara komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, hingga ke harga hunian baik perumahan maupun apartemen di Indonesia

6. Minta Pendapat Pihak Ketiga

Mintalah pendapat dari pihak lain untuk rumah idaman Anda. Pihak ketiga yang perlu dimintai pendapat antara lain pasangan, keluarga, dan mungkin juga sahabat.

Dan yang tak kalah pentingnya penilaian dari Agen Properti Profesional yang bisa Anda temukan di Digital Property yang memahami perkembangan hingga pergerakan harga pada area spesialisasinya.

7. Pilih Bank KPR dengan Cerdas

Tiap bank umumnya punya banyak pilihan dan juga penawaran menarik terkait skema pembayaran dan suku bunga cicilan KPR. Bandingkan beberapa bank, dan pilih yang terbaik dan cocok untuk Anda.

Mau tahu apa saja dokumen yang harus diurus dalam proses pembelian properti? Simak lebih lengkapnya di Panduan Digital Property.

Hanya Digital Property yang percaya Anda semua bisa punya Rumah

0 komentar:

Posting Komentar