Selasa, 31 Juli 2018

LTV Jadi Tumpuan Pasar Properti

Filled under:

LTV Jadi Tumpuan Pasar Properti

Digital Property –  Kebijakan Bank Indonesia terhadap pelonggaran makroprudensial dalam bentuk ketentuan Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Ratio dari fasilitas kredit/pembiayaan perumahan dengan memperhatikan aspek prudensial disambut baik berbagai pihak.



Sebab kebijakan ditujukan untuk mendorong perekonomian, melalui pertumbuhan kredit properti secara nasional yang pada saat ini masih memiliki potensi akselerasi.

Hendry Nurhalim, Chief Executive Officer (CEO) Harvest City mengatakan, pengembang dan konsumen dipastikan mendapat peluang bagus dengan adanya kebijakan relaksasi LTV tersebut.
“Mestinya konsumen dan pengembang diuntungkan karena konsumen menjadi lebih kuat daya belinya untuk membeli rumah, dan pengembang lebih mudah cash flow-nya dengan sistem pencairan dan KPR dari perbankan. Jadi memang saatnya transaksi properti naik,” jelasnya.

Selain itu, imbuh Hendry, “Konsumen akan semakin mudah mendapatkan kredit rumah. Tapi diperlukan juga kehatian-hatian bank dalam melihat profil calon debitur KPR. Kalau bank bisa jaga kualitas debitur, maka industri properti akan makin besar jumlah pembelinya.”

Tak pelak dengan aturan terbaru ini, pihak Harvest City mengharapkan dampak terhadap peningkatkan transaksi properti sehingga bisa meningkatkan angka penjualan di kawasan mandiri seluas 1.350 hektare tersebut.

Seiring dengan harapan tersebut, pihaknya pun tengah menyiapkan proyek hunian baru yang akan diluncurkan pada September 2018 dengan banderol harga berkisar antara Rp300 juta hingga Rp600 juta.

“Peningkatan kemampuan daya beli calon konsumen dan tuntutan kualitas hidup yang makin meningkat, menjadi dorongan bagi manajemen untuk mengembangkan produk yang lebih tinggi lagi spesifikasi huniannya. Sehingga lahirlah proyek baru ini,” jelas Leonard Suprijatna, Marketing Manager Harvest City.

Demi memuluskan penjualan dan mengenalkan produk terbaru ke pasaran, pengembang turut mengadakan family gathering. “Dalam kegiatan ini, ada penawaran menarik untuk program beli rumah ready kavling hoek, yakni diskon hingga Rp100 juta untuk hunian dengan harga Rp400 juta sampai Rp1 miliar,” imbuhnya.

Bahkan, ada juga program uang muka ringan hanya Rp7 juta gratis biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTP), hingga subsidi bunga KPR sebesar 3% dari bunga promo bank selama 2 tahun.

Hanya Digital Property yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

0 komentar:

Posting Komentar